Hakim Menangis dan Minta Maaf Hukum Nenek Pencuri Singkong Ini Karena Lapar.

Hukum di negara ini memang terkadang menimbulkan kontroversi.
Cukup banyak kasus hukum yang tidak berpihak pada kaum kecil.
Banyak yang mengatakan bahwa hukum saat ini bisa dibeli.

Beberapa bulan lalu, beredar sebuah status di media sosial Facebook yang menceritakan tentang seorang nenek yang kelaparan, akhirnya beliau mencuri singkong untuk makan cucunya.

Beliau pun mendapat hukuman, hakim yang memutuskan sampai menangis saat menjatuhkan vonis ini kepada sang nenek.

Cerita yang diunggah oleh akun Facebook atas nama Noviani Zaini ini pun menjadi viral.

Terbukti status ini sudah dibagikan lebih dari 93 ribu shares.
acebook/Noviani Zaini
“SEORANG NENEK MENCURI SINGKONG KARNA KELAPARAN, HAKIM MENANGIS SAAT MENJATUHKAN VONIS

Diruang sidang pengadilan, hakim Marzuki duduk tercenung menyimak tuntutan jaksa PU terhadap seorang nenek yang dituduh mencuri singkong, nenek itu berdalih bahwa hidupnya miskin, anak lelakinya sakit, cucunya kelaparan.

Hukum di negara ini memang terkadang menimbulkan kontroversi.
Cukup banyak kasus hukum yang tidak berpihak pada kaum kecil.
Banyak yang mengatakan bahwa hukum saat ini bisa dibeli.

Beberapa bulan lalu, beredar sebuah status di media sosial Facebook yang menceritakan tentang seorang nenek yang kelaparan, akhirnya beliau mencuri singkong untuk makan cucunya.

Beliau pun mendapat hukuman, hakim yang memutuskan sampai menangis saat menjatuhkan vonis ini kepada sang nenek.

Cerita yang diunggah oleh akun Facebook atas nama Noviani Zaini ini pun menjadi viral.

Terbukti status ini sudah dibagikan lebih dari 93 ribu shares.
acebook/Noviani Zaini

“SEORANG NENEK MENCURI SINGKONG KARNA KELAPARAN, HAKIM MENANGIS SAAT MENJATUHKAN VONIS

Diruang sidang pengadilan, hakim Marzuki duduk tercenung menyimak tuntutan jaksa PU terhadap seorang nenek yang dituduh mencuri singkong, nenek itu berdalih bahwa hidupnya miskin, anak lelakinya sakit, cucunya kelaparan.

Leave a reply "Hakim Menangis dan Minta Maaf Hukum Nenek Pencuri Singkong Ini Karena Lapar."

Author: 
author