Kronologi Kilang Minyak Pertamina Indramayu Terbakar Hebat

558 views

Tepatnya hari Senin (29/03/2021), terjadi sebuah kebakaran hebat. Kronologi kebakaran Kilang Pertamina RU VI di Indramayu Jawa Barat diduga dikarenakan petir. Hal itu memang sempat disampaikan oleh Corporate Secretary Subholding Refining and Petrochemical Pertamina.

Tangki yang terbakar adalah T300G. Dimana tangki disambar petir dan mengakibatkan ledakan yang sangat besar serta kebakaran di kilang minyak tersebut. Memang menurut beberapa ahli, petir memang sudah menjadi penyebab kebakaran yang ada di kilang minyak instalasi pertamina.

Pada dasarnya, kilang minyak yang dimiliki pertamina sudah memiliki standar yang sama secara Internasional. Standar tersebut sudah diterapkan pada kilang minyak pertamina, termasuk yang sudah kebakaran dini hari (Senin, 29/03/2021). Namun memang untuk wilayah Indonesia, mungkin harus ada proteksi yang lebih untuk petir.

Kebakaran yang Viral di Twitter
Dari pagi, kata kebakaran trending di twitter. Semua orang bisa menyaksikan bagaimana kebakaran hebat itu terjadi dan meluluhlantakkan semuanya. Apalagi, kejadiannya dini hari, sehingga kebakaran tersebut nampak benar-benar dahsyat.

Maka tidak heran jika kejadian ini merupakan salah satu bencana. Setelah bom Bunuh diri, ternyata kilang minyak kebakaran dan tentunya merugikan banyak pihak. Terutama Pertamina itu sendiri.

Banyak dari kalangan masyarakat yang berduka atas kebakaran tersebut. Mengingat pertamina adalah salah satu PT miliki Indonesia. Sehingga, banyak orang yang mengucapkan duka atas kebakaran tersebut.

Petir di Indonesia Berbeda
Menurut keterangan para ahli, standar operasional kilang minyak Pertamina memang sudah sesuai dengan SI. Namun setelah ditelusuri, ternyata karakteristik dari petir di Indonesia ini berbeda dari standar petir di dunia.

Petir tropis dan maritim yang ada di Indonesia memiliki ekor yang lebih panjang dengan amplitudo yang lebih tinggi. Sehingga tidak heran jika SOP SI penanggulangan petir yang diterapkan di kilang minyak Pertamina, belum bisa menyelesaikan masalah petir tersebut.

Sehingga bukan mustahil jika kilang minyak itu bisa terbakar dan akhirnya meluluhlantakkan semua benda ada ada di kilang pertamina tersebut. Ada bagian tangki yang ada di atas bolong karena tersambar petir. Setelah itu, karena da oksigen, akhirnya api pun terbentuk dan kebakaran pun bisa terjadi.

Secara standar operasional, kilang pertamina tersebut memang sudah memiliki standar operasional penangkal petir. Namun karena memang karakteristiknya berbeda, akhirnya penangkal petir tersebut tidak bisa menghalau petir yang menyambar kilang pertamaina tersebut.

Fokus Pada Pemadaman Api
Hingga saat ini, arus minyak harus segera dihentikan agar api tidak terus menjalar. Karena bukan mustahil jika api ini akan sulit sekali dipadamkan. Karena memang terjadi pada sebuah kilang pertamina yang isinya minyak yang sangat sensitif pada api.

Memadamkan api memang menjadi satu hal yang paling utama. Karena jika belum padam, bisa jadi akan banyak hal yang dimakan oleh jago merah tersebut. Maka dari itu, arus minyak harus segera dihentikan agar kebakaran tidak terus menjalar.

Namun dari pihak terkait sudah dapat memastikan jika api sudah bisa dilokalisir. Sehingga dari pihaknya, sudah bisa memastikan api tidak akan menjalar ke wilayah lain. Sehingga kilang minyak lainnya tidak terbakar juga.

Semua sudah bisa ditangani secara standar operasional, sehingga api akan segera diselesaikan. Setelah itu, baru semua pihak bisa bekerja lagi untuk membuat sebuah skenario jika hal seperti ini terjadi. Karena suplai minyak tentu saja terganggu.

Stok Bahan Bakar Masih Sangat Banyak
Tidak ada yang perlu dikhawatirkan dari kejadian tersebut. Karena dari pihak pertamina sudah menegaskan jika tidak perlu panik. Karena persediaan bahan bakar bahkan sangat meluber. Sehingga yang perlu dilakukan hanyalah revitalisasi lokasi kebakaran.

Masih sangat banyak stok untuk beberapa hari kedepan. JIka suplai terjadi normal, maka kebakaran tersebut tidak akan berdampak pada apapun untuk persediaan bahan bakar di sekitar. Maka dari itu, masyarakat tidak perlu khawatir. Semua akan selesai dengan aman.

Stok gasoline cukup untuk 12-13 hari kedepan, solar juga demikian. Semua bisanya ditangani dengan baik dan bisa langsung produksi lagi. Sehingga kilang Pertamina tidaklah bermasalah dengan adanya kebakaran hebat tersebut.

Maka dari itu, Anda tidak perlu khawatir dan terus menyebarkan videonya. Memang video tersebut nampak sangat besar dan kebakarannya sangat hebat. Namun pihak pertamina sudah angkat bicara jika stok minyak masih cukup.

Kronologi Kejadian dan Korban yang Disebabkan
Dari beberapa saksi di dekat kawasan tersebut, ada beberapa orang yang mendengar suara yang keras sebelum terjadi kebakaran. Tentu saja, hal tersebut membuat banyak masyarakat sekitar panik dan terkejut.

Apalagi kejadiannya pada dini hari. Waktu dimana masyarakat sedang istirahat. Bahkan, ada sebuah getaran yang terjadi sebelum kilang minyak Balongan itu meledak dan kebakaran terjadi. Kronologi kebakaran kilang pertamina ini memang tidak diketahui secara pasti.

Namun warga yang berada di sekitar kawasan tersebut mengaku memang kebakaran tersebut sangatlah dahsyat. Bahkan ada plafon rumah yang runtuh dan kacanya pecah. Jadi, kebakaran tersebut memang tidak main-main.

Sedangkan korban pun juga belum diketahui berapa jumlah pastinya Namun semuanya sudah dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit bagi mereka yang membutuhkan. Maka dari itu, hingga saat ini kejadian ini tergolong masih bisa dikendalikan.

Demikian kronologi kebakaran kilang Pertamina RU VI Indramayu. Masyarakat tidak perlu resah terhadap kejadian ini. semua pihak yang bersangkutan sudah mengatasinya dengan baik dan tentunya, stok bahan bakar akan tetap aman.

Leave a reply "Kronologi Kilang Minyak Pertamina Indramayu Terbakar Hebat"

Author: 
author