MASYAALLAH !! Ternyata Lama Menghilang, Ini 6 Fakta Baim ‘Maafin Aim Ya Allah’ Belajar di Pesantren

Bagi para penikmat sinetron televisi, nama Baim cilik tentu sudah tak asing lagi didengar. Baim cilik sempat menjadi idola beberapa tahun silam.

Ucapan “Maafin Aim Ya Allah” membuat nama Baim kala itu kian melambung. Tetapi, pemilik nama Ibrahim Khalil Alkatiri ini tak lagi muncul di layar kaca. Dia kini sudah beranjak remaja.

Meski demikian, Baim memiliki aktivitas lain yang ia jalani saat ini. Dilansir dari channel Youtube Surya Citra Televisi (SCTV), berikut fakta-fakta tentang Baim cilik.

Saat ini, Baim dan keluarganya tinggal di sebuah rumah di Kota Batu, Jawa Timur. Rumah yang ditempati Baim dan keluarga tampak sederhana.

Rumah Baim berada di sebuah gang kecil di Kota Malang. Dari depan, rumah Baim tampak tak terlalu besar di tengah-tengah perkampungan.

Kini, Baim telah tumbuh menjadi seorang remaja yang santun dan pemalu. Ibunda Baim, Sakina pun mengungkapkan sosok Baim yang sekarang.

“Kalau sekarang pemalu tapi sopan, kalau dulu dia sama orang enggak malu tapi enggak sopan, kalau di mintai foto marah-marah, kalau sekarang dia udah enggak,” ujar Sakina.

Baim diketahui mulai muncul di layar kaca dan bermain sinetron pada tahun 2009. Saat itu, Baim masih berusia 4 tahun.

Pada tahun 2011, Baim berada di puncak kariernya. Bahkan, Baim disebut sebagai artis cilik termahal pada masa itu. Honor main sinetron Baim kala itu mencapai Rp 15 juta per episode.

Pada tahun 2013, saat Baim menginjak usia 8 tahun, ia menjalankan sunat seperti anak laki-laki pada umumnya. Tak ada yang berbeda dengan Baim kala itu.

Tetapi, ketika memasuki usia 10 tahun, Baim mulai jarang muncul di layar kaca. Bahkan, Baim menghilang dan tak terlihat lagi membintangi sinetron seperti dulu.

Sebelum belajar di pondok pesantren yang berada di Kota Malang, ternyata Baim sempat masuk ke pondok pesantren di Solo, Jawa Tengah.
Baim masuk pondok pesantren di Solo saat ibunya pulang kampung ke Batu Malang. Baim berada di pondok tersebut selama 2 tahun.

“Sempet masuk pesantren di Solo, di Solo 2 tahun, kelas 1 SMP kelas 2 SMP,” ucap Baim.

Baim Masuk Pesantren di Malang

Bagi para penikmat sinetron televisi, nama Baim cilik tentu sudah tak asing lagi didengar. Baim cilik sempat menjadi idola beberapa tahun silam.

Ucapan “Maafin Aim Ya Allah” membuat nama Baim kala itu kian melambung. Tetapi, pemilik nama Ibrahim Khalil Alkatiri ini tak lagi muncul di layar kaca. Dia kini sudah beranjak remaja.

Meski demikian, Baim memiliki aktivitas lain yang ia jalani saat ini. Dilansir dari channel Youtube Surya Citra Televisi (SCTV), berikut fakta-fakta tentang Baim cilik.

Saat ini, Baim dan keluarganya tinggal di sebuah rumah di Kota Batu, Jawa Timur. Rumah yang ditempati Baim dan keluarga tampak sederhana.

Rumah Baim berada di sebuah gang kecil di Kota Malang. Dari depan, rumah Baim tampak tak terlalu besar di tengah-tengah perkampungan.

Tumbuh Menjadi Remaja yang Santun

Kini, Baim telah tumbuh menjadi seorang remaja yang santun dan pemalu. Ibunda Baim, Sakina pun mengungkapkan sosok Baim yang sekarang.

“Kalau sekarang pemalu tapi sopan, kalau dulu dia sama orang enggak malu tapi enggak sopan, kalau di mintai foto marah-marah, kalau sekarang dia udah enggak,” ujar Sakina.

Artis Cilik dengan Bayaran Paling Mahal

Baim diketahui mulai muncul di layar kaca dan bermain sinetron pada tahun 2009. Saat itu, Baim masih berusia 4 tahun.

Pada tahun 2011, Baim berada di puncak kariernya. Bahkan, Baim disebut sebagai artis cilik termahal pada masa itu. Honor main sinetron Baim kala itu mencapai Rp 15 juta per episode.

Baim Mulai Menghilang dari Layar Kaca Sejak Usia 10 Tahun

Pada tahun 2013, saat Baim menginjak usia 8 tahun, ia menjalankan sunat seperti anak laki-laki pada umumnya. Tak ada yang berbeda dengan Baim kala itu.

Tetapi, ketika memasuki usia 10 tahun, Baim mulai jarang muncul di layar kaca. Bahkan, Baim menghilang dan tak terlihat lagi membintangi sinetron seperti dulu.

Sempat Masuk Pondok Pesantren di Solo

Sebelum belajar di pondok pesantren yang berada di Kota Malang, ternyata Baim sempat masuk ke pondok pesantren di Solo, Jawa Tengah.

Baim masuk pondok pesantren di Solo saat ibunya pulang kampung ke Batu Malang. Baim berada di pondok tersebut selama 2 tahun.

“Sempet masuk pesantren di Solo, di Solo 2 tahun, kelas 1 SMP kelas 2 SMP,” ucap Baim.

Baim Masuk Pesantren di Malang

Saat berada di pondok pesantren Kota Solo, Jawa Tengah, Baim merasa tidak betah karena harus jauh dengan sang ibu. Baim pun meminta untuk ikut pindah ke Malang.

“Di sana kan terlalu jauh, jauh dari keluarga, udah 2 tahun diselesaiin, aku minta pindah. Jadi akhirnya pindah ke sini. Di sini baru jalan 6 bulan,” ucap Baim.

Pendapat Pengasuh Pondok Pesantren Baim

Dalam video yang diunggah channel Youtube “Surya Citra Televisi (SCTV)”, saat berada di pondok, terlihat Baim dan teman-teman sedang mengaji bersama. Baim dan teman-temannya membaca dan menghafal ayat suci Al Qur’an.
Pengasuh pondok pesantren tempat Baim belajar, Ustaz M. Zuaib, menceritakan tentang sosok Baim saat ini.

“Baim ini orangnya baik, tawadhu, tawadhu dalam artian anaknya itu rendah hati. Ya lumayan rajin,” ucap Ustaz M. Zuaib.

 

Leave a reply "MASYAALLAH !! Ternyata Lama Menghilang, Ini 6 Fakta Baim ‘Maafin Aim Ya Allah’ Belajar di Pesantren"

Author: 
author