Minta Kerjaan Agar Bisa Beli Beras, Bapak Rela Lakukan Ini di Sebuah Klinik

153 views

Sebuah video yang memperlihatkan perjuangan seorang bapak untuk mencari nafkah viral di media sosial. Pria tersebut meminta pekerjaan apapun di sebuah klinik agar bisa mendapat uang untuk beli beras.

Dalam video yang diunggah oleh akun Tiktok @cahary20, tampak seorang pria tua hujan-hujanan di depan klinik. Ia meminta pekerjaan apa saja agar bisa menghidupi sang sitri yang sedang sakit.

Pemilik akun tersebut lantas mengatakan pada bapak itu di kliniknya sedang tidak membuka lowongan pekerjaan.

“Jadi ceritanya bapak ini datang ke klinik tempat aku kerja, dia tanya ada kerjaan atau tidak,” tulis pemilik akun Tiktok tersebut.

“Kami menjawab, nggak ada pak, kami tanya mengapa bapak cari kerjaan, katanya istrinya lagi sakit anaknya jauh, buat beli beras,” lanjutnya.

Karena tak tega dengan sosok bapak tersebut, para pekerja yang ada di klinik lantas memberikan bantuan uang suka rela pada bapak itu secara cuma-cuma.

Akan tetapi, bapak tersebut enggan menerima bantuan jika ia tak bekerja. Ia tak mau mengemis dan mendapat uang secara cuma-cuma tanpa bekerja.

“Kami mau ngasih uang tanpa dia kerja, tapi bapaknya nggak mau. Dia nggak mau ngemis, dia dapat uang harus kerja,” lanjutnya.

Alhasil, bapak tersebut membersihkan halaman klinik dengan menyiangi rumput. Dalam keadaan hujan gerimis, bapak itu tetap giat bekerja demi mendapat uang untuk beli beras.

Disebutkan pula bahwa bapak tersebut sedang sakit, begitu pula dengan istrinya yang mengidap leukimia.

“Sebenarnya nggak kita minta untuk membersihkan klinik, karena sudah ada petugasnya. Tapi bapak mau uangnya kalau dia bersihkan dengan cara begini,” ujarnya lagi.

“Dan dia juga lagi sakit, istrinya sakit leukimia ya Allah sehatkan selalu bapak ini semoga rezekinya lancar, aku nggak sanggup ngeditnya, sehat selalu pak,” pungkasnya.

Menanggapi video tersebut, banyak warganet yang tersentuh.

 

Leave a reply "Minta Kerjaan Agar Bisa Beli Beras, Bapak Rela Lakukan Ini di Sebuah Klinik"

Author: 
author