Syamsuri Firdaus, Anak Kul! Batu Bata Juarai MTQ Internasional di Istanbul yang Terima Hadiah Umroh dan Bertemu Langsung dengan Presiden Turki

Belum lama ini beredar kabar Syamsuri Firdaus, anak kuli batu bata yang sukses juarai MTQ Internasional yang digelar di Istanbul, Turki.

Anak kuli batu bata bernama Syamsuri Firdaus yang sukses juarai MTQ Internasional di Istanbul itu menerima hadiah umroh hingga bertemu langsung dengan Presiden Turki.

Hadiah umroh dan bertemu langsung dengan Presiden Turki didapatkan Syamsuri Firdaus, anak kuli batu bara usai mengalahkan 68 peserta MTQ Internasional dari berbagai negara.

Seperti yang diketahui, ajang MTW Internasional ke-7 telah selesai digelar di Istanbul, Turki pada 26 Mei 2019 lalu.

Melalui ajang tersebut, Indonesia kembali dibuat bangga dengan Qori muda asal Bima, Nusa Tenggara Barat bernama Syamsuri Firdaus yang berhasil meraih juara pertama.

Dilansir Grid.ID dari laman Kompas.com, Kepala Biro Humas dan Protokol Provinsi NTB

“Alhamdulillah diantara 68 negara yang ikut Indonesia terpilih sebagai juara 1 dan hebatnya lagi diraih oleh anak muda NTB. Gubernur sangat bangga dan mengucapkan selamat atas keberhasilan Syamsuri,” kata Najamuddin Amy, Kepala Biro Humas dan Protokol Provinsi NTB (27/5/2019).

Tak hanya itu, Gubernur NTB juga merasa sangat bangga dan bersyukur dengan prestasi yang didapat dari salah satu anak bangsa yang membanggakan tersebut.

“Gubernur selalu optimis dengan generasi muda NTB. Dimanapun gubernur berada, beliau selalu memuji anak muda NTB. Karena beliau percaya dan tahu betul kemampuan anak muda NTB,” kata Najam.

Dikutip dari Antara, Syamsuri Firdaus merupakan peraih juara pertama kategori anak-anak dalam ajang MTQ tingkat Nasional di Maluku pada tahun 2012.

Pada tahun yang sama, Syamsuri juga menjuarai ajang MTQ Asia kategori anak-anak yang digelar di Singapura.

Di tahun 2013, remaja kelahiran 11 April 1999 itu diundang untuk melantunkan ayat suci Al Quran di Istana Negara.

Syamsuri yang merupakan anak pertama dari keluarga Abdullah, kuli batu bata yang tinggal di Desa Rada, Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima, NTB.

Ayah Syamsuri diketahui bekerja sebagai buruh tani, sedangkan ibunya menjadi kuli pembuat batu bata.

Meski hidup dalam keadaan ekonomi yang terbatas, Syamsuri Firdaus sukses membuat dunia takjub dengan kemampuannya.

Ia bahkan pernah diamanahi untuk menjadi Imam Salat Idul Adha 1438 H atau 1 September 2017 di Masjid Ukhawa Islamiyah, Universitas Indonesia Depok.

Kini, Syamsuri Firdaus kembali membanggakan bangsa Indonesia dengan menyabet predikat juara di ajang MTQ Internasional ke-7 yang digelar di Istanbul, Turki.

Berkat kemenangannya itu, Syamsuri menerima hadiah umroh bersama kedua orang tuanya dan menerima tabungan pendidikan sebesar Rp 25 juta.
“InsyaAllah akan kita berikan hadiah umroh gratis bersama kedua orangtuanya. Kami juga akan memberikan tabungan pendidikan sebesar Rp 25 juta,” ucap Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Zulkieflimansyah seperti dikutip dalam keterangan pers yang diterima Kompas.com, Senin (27/5/2019).

Bahkan, perasaan bangga juga dirasakan Presiden Turki, Erdogan yang mengunggahnya di akun Intagram @rterdogan (26/5/2019) lalu.

Tampak Erdogan tengah membelai kedua pipi Syamsuri Firdaus sembari menyunggingkan senyuman.

Atas pencapaiannya itu, Syamsuri tak lupa mengucapkan rasa syukur yang mendalam.

Hal ini terlihat pada unggahan di akun Facebook pribadinya @syamsuri.firdaus pada (26/5/2019).

Alumni MAN 3 Bima yang mengenyam pendidikan S1 di jurusan Sastra Arab Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya (FIB) Universitas Indonesia ini sebelumnya merasa khawatir dengan lawannya pada babak penyisihan.

Namun, dalam kompetisi lanjutan Jumat (24/5/2019) Syamsuri berhasil lolos masuk ke putaran final.

Di putaran final Qori yang dikenal mahir membawakan beberapa ciri khas lantunan ayat suci Alquran ini kembali menunjukkan kemampuannya di hadapan dewan juri hingga meraih kemenangan. (*)

 

Leave a reply "Syamsuri Firdaus, Anak Kul! Batu Bata Juarai MTQ Internasional di Istanbul yang Terima Hadiah Umroh dan Bertemu Langsung dengan Presiden Turki"

Author: 
author