Mengapa Orang Baik Juga Bisa Tertimpa Musibah?

461 views

Jika Allah menurunkan muisibah bukan hanya orang jahat saja yang tertimpa tapi semua orang termasuk orang yang baik.

Allah berfirman:

وَاتَّقُوا فِتْنَةً لَا تُصِيبَنَّ الَّذِينَ ظَلَمُوا مِنْكُمْ خَاصَّةً ۖ وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ شَدِيدُ الْعِقَابِ

“Dan peliharalah dirimu dari pada siksaan yang tidak khusus menimpa orang-orang yang zalim saja di antara kamu.

Dan ketahuilah bahwa Allah amat keras siksaan-Nya.” (QS Al Anfal 25).

Dengan hal itu, apakah Tuhan tidak adil terhadap pada orang baik?

Dalam rumus Rasulullah SAW disebutkan berikut ini:

إن الناس إذا رأوا المنكر فلم يغيروه أوشك أن يعمهم الله بعقابه

“…jika kebanyakan orang melihat kemunkaran atau kezaliman di depan mata mereka, tapi mereka tidak mengubahnya,

padahal mereka mampu mengubahnya maka mereka akan terkena bencana pula.” (HR Ahmad Tabrani).

Orang yang baik juga kena azab karena tidak mencegah kemunkaran (nahi mungkar) tersebut.

Bencana bisa terjadi jika persentase orang yang melakukan kemunkaran semakin tinggi, dan pelaku nahi mungkar semakin rendah.

Bencana yang datang mengakibatkan empat hal.
1) Kematian orang zalim
2) Kematian orang saleh
3) Ujian kepada semua orang
4) Keuntungan bagi yang tidak terkena bencana.

Kematian orang dzalim berarti memutus kezaliman itu sendiri.

Kematian bayi yang belum baligh merupakan bentuk menghindarkannya dari berbuat zalim di dunia dan surga baginya.

Kematian bagi orang baik adalah perjumpaan dengan Allah SWT.

Jadi, hidup dan mati adalah untuk “Menguji kamu, siapakah di antara kamu yang paling baik amalnya (QS al-Mulk 67: 2).

Kematian menurut Rasulullah SAW,”… adalah hadiah yang sangat berharga bagi orang yang beriman.” (HR Muslim).

Adapun orang yang tidk mati tapi mendapatkan kerugian besar, ia sedang mendapat ujian, pelajaran, dan peringatan (bala).

Jika bersabar ia akan mendapat ridha Allah. Dan bagi kufur dan marah akan mendapat kemarahan dari Allah.

Bagi yang selamat dari kematian, berarti Ia dapat menambah kebaikan (ziyadatan min kulli khayr).

Dari uraian di atas, jelaslah bahwa Allah itu tidak sedikit pun menzalimi hamba-Nya (QS An Nisa 4: 40; Al Kahfi 18: 49).

Bahkan, Allah “telah mengharamkan kezaliman atas diri-Nya” (HR Muslim)

Leave a reply "Mengapa Orang Baik Juga Bisa Tertimpa Musibah?"

Author: 
author