Dulu Sering Jadi Bahan Ejekan, Siapa Sangka Harga uang-uang Jadul ini Selangit Lho! No. 6 Punya 10 Lembar Saja Sudah Bisa Beli 2 Buah Sepeda Motor

Tak ada yang menyangka bahwa ternyata harga tukar uang-uang jadul itu kini bisa mencapai harga yang fantastis!
Dalam ilmu ekonomi uang adalah alat pembayaran atau alat tukar yang dapat diterima secara umum. Tak hanya berfungsi sebagai alat tukar, uang juga digunakan sebagai satuan hitung, karena uang bisa menunjukkan nilai berbagai macam barang/jasa yang diperjual belikan, menunjukkan sebuah kekayaan hingga untuk menghitung besar kecilnya pinjaman.

Selain itu, uang juga berfugsi sebagai alat penyimpanan nilai karena dapat digunakan untuk mengalihkan daya beli dari masa sekarang hingga masa yang akan datang. Uang yang beredar di Indonesia terdiri dari 2 jenis, yakni uang kartal dan uang giral.

Uang kartal adalah alat pembayaran yang sah dan wajib digunakan oleh masyarakat saat melakukan transaksi jual beli sehari-hari. Sedangkan uang giral adalah uang yang dimiliki masyarakat dalam bentuk simpanan/ deposito yang dapat ditarik sesuai kebutuhan.

Dari bahannya, uang dibedakan menjadi dua yaitu uang logam dan uang kertas. Uang yang beredar di Indonesia dicetak dan diterbitkan oleh Bank Indonesia. Nah, uang yang beredar ini sudah berganti beberapa kali desain. Namun, desain uang-uang jadul yang pernah beredar sebelumnya nampaknya tak akan hilang dari ingatan masyarakat Indonesia begitu saja.

Dulu mungkin sering diremehkan atau dibuat bercandaan, namun tak ada yang menyangka bahwa ternyata harga tukar uang-uang jadul itu kini bisa mencapai harga yang fantastis lho.

1. Uang koin seribu rupiah bergambar kelapa sawit

Uang yang awalnya memiliki nilai seribu rupiah ini beredar sejak tahun 90-an. Namun dari sebuah toko online uang ini sekarang dihargai paling tinggi 300 ribu rupiah lho. Bisa kebayang kan yang dulunya cuma seribu bisa jadi tiga ratus ribu.

2. Uang kertas sepuluh ribu bergambar Cut Nyak Dhien

Uang yang beredar di Indonesia sejak tahun 1998 ini, memang sekarang sudah tidak berlaku lagi sebagai sebuah alat pembayaran. Hal ini sesuai dengan Peraturan Bank Indonesia Nomor10/33/PBI/2008 tanggal 25 November 2008. Namun, siapa yang menyangka uang yang awalnya hanya bernilai sepuluh ribu rupiah ini jika dijual bisa mencapai 600 ribu rupiah per lembarnya. Ehm, kebayangkan kalau punya uang ini 5 lembar aja pasti sudah bisa dibuat beli smartphone ya.

3. Uang kertas seratus rupiah (merah) bergambar perahu layar

Uang ini dari dulu emang udah diremehkan karena nilainya yang kecil. Mungkin waktu itu masih bisa sih dibuat untuk membeli sebuah permen, namun kalau sekarang mungkin uang seratus rupiah meski sudah ada desain barunya kadang tak bisa dibuat membeli sesuatu. Uang bergambar perahu yang beredar sejak tahun 1992 ini kini sudah tak bisa digunakan untuk transaksi pembayaran saat jual beli. Dan jika dijual harga ini bisa mencapai satu juta rupiah lho. Wah, kebayang dong kalo punya uang ini 10 lembar aja, kamu pasti bisa jadi jutawan dadakan nih.

4. Uang kertas lima ratus rupiah bergambar monyet

Mungkin uang ini adalah uang yang tak bakal hilang dari ingatan masyarakat Indonesia, khususnya generasi 90-an. Bagaimana tidak, uang bergambar monyet ini sering banget dijadikan bahan guyonan anak-anak pada jaman itu. Namun, jika uang ini kamu jual sekarang harganya bisa mencapai 1,5 juta lho. Wow, uang dulunya jadi bahan ejekan sekarang harganya begitu fantastis ya. Ehm, masih berani jadikan uang sebagai bahan lelucon kamu? Awas nyesel ya.

5. Uang kertas lima puluh ribu rupiah bergambar Wage Rudolf Supratman

Uang yang beredar sejak tahun 1992 ini, harga jualnya sekarang bisa bikin kamu syok lho. Bagaimana tidak, uang yang dulunya hanya bernilai lima ribu rupiah ini, sekarang jika dijual bisa mencapai tiga juta rupiah per lembarnya lho. Tapi sayangnya, uang ini memang langka banget. Bukan hanya sekarang tapi jaman dulu uang ini juga sulit ditemukan lho.

Leave a reply "Dulu Sering Jadi Bahan Ejekan, Siapa Sangka Harga uang-uang Jadul ini Selangit Lho! No. 6 Punya 10 Lembar Saja Sudah Bisa Beli 2 Buah Sepeda Motor"

Author: 
author