UAS Beri Kalimat Terakhir untuk Ameer Azzikra: Tak Layak Orang yang Masih Dalam Penjara Lebih Kuat Tangisnya

Ustaz Abdul Somad (UAS) turut mengucapkan belasungkawa atas berpulangnya anak kedua dari mendiang Ustaz Arifin Ilham, Ameer Azzikra.

Disampaikan Ustaz Abdul Somad bahwa Ameer Azzikra selama ini merupakan sosok anak yang lembut, baik, dan juga sopan.

“Anaknya lembut, baik, sopan. Allah lebih sayang pada Ameer,” kata Ustaz Abdul Somad.

Dia menyampaikan bahwa tidak selayaknya bagi orang yang masih di dalam penjara dunia ini melepas orang yang keluar dari penjara (meninggal dunia) dengan tangis yang keras.

UAS mengatakan kalau Ameer Azzikra telah melepas huru hara yang ada di dalam dunia dan penuh dengan fitnah ini.

“Tak layak bagi orang yang masih dalam penjara lebih kuat tangisnya melepas orang ke luar penjara,” kata UAS.

“Engkau sudah lepas dari huru hara dunia yang penuh dengan fitnah ini, Ameer,” tuturnya, sebagaimana dikutip PikiranRakyat-Bekasi.com dari Twitter @UAS_AbdulSomad pada Senin, 29 November 2021.

UAS pun mengirimkan Al-Fatihah untuk adik dari Alvin Faiz yang masih berusia 20 tahun ketika meninggal dunia ini.

Sebelumnya dikabarkan bahwa Ameer Azzikra telah meninggal dunia pada Senin dini hari, 29 November 2021.

Kabar meninggalnya mendiang diinformasiikan oleh Alvin Faiz melalui unggahan media sosialnya.

Dia juga sempat meminta doa bagi sang adik yang kondisinya sempat memasuki kritis hingga terpaksa dirawat di ruangan ICU.

Ameer Azzikra diinformasikan mengalami gangguan pada liver dan juga sempat ada sakit di bagian paru-paru.

Mendiang sudah dimakamkan di Pondok Pesantren Az Zikra Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat.

Pemakamannya pun diiringi lantunan zikir dari para pelayat yang mengantar anak kedua Ustaz Arifin Ilham ke tempat istirahat terakhirnya.

Ameer Azzikra diketahui meninggalkan seorang istri bernama Nadzira Shafa yang dinikahinya lima bulan lalu.

Nadzira Shafa pun turut mengantarkan sang suami ke peristirahatan terakhir

Leave a reply "UAS Beri Kalimat Terakhir untuk Ameer Azzikra: Tak Layak Orang yang Masih Dalam Penjara Lebih Kuat Tangisnya"

Author: 
author