AWAS!! Penjelasan ‘Peringatan Hari Ibu Nasional’ Menurtut Ustad Abdul Somad

Sudah tak asing lagi di Indonesia dengan yang namanya Hari Ibu Nasional.

Acara yang dilakukan selama satu tahun sekali dan diperingati pada tanggal 22 Desember.

Namun, bagaimanakah pandangan dalam Islam mengenai hari ibu?.

Dilansir Media Pakuan dari kanal Dakwah Ustad Abdul Somad, berikut penjelasannya.

مَنْ تَشَبَّهَ بِقَوْمٍ فَهُوَ مِنْهُمْ.

Artinya : “Barangsiapa menyerupai suatu kaum, maka dia termasuk golongan mereka”

Dari hadist tersebut dijelaskan, bahwa orang yang mengikuti perayaan-perayaan yang bukan dari ajaran Islam, itu hukumnya haram.

“Siapa yang mengikuti tradisi kafir, maka kafirlah dia”

Kenapa haram? karena itu bukan ajaran yang diajarkan dalam agama Islam.

“Jika kita sayang kepada ibu kita, jaga dia, rawat dia, jangan menunggu satu tahun sekali,” kata Ust.Abdul Somad.

Jika hari ini dibelikannya bunga, makanan, pakaian, untuk seorang ibu, lalu ia kembali memberikannya tahun depan, bagaimana ia akan berbakti.

Jadi, ulama mengatakan bahwa hukum mengucapkan ‘Selamat Hari Ibu’ adalah Haram.

Ulama mengharamkan mengikuti tradisi orang non-Muslim.

Itulah pandangan Ustad Abdul Somad dalam menyikapi hari ibu nasional.

Leave a reply "AWAS!! Penjelasan ‘Peringatan Hari Ibu Nasional’ Menurtut Ustad Abdul Somad"

Author: 
author