Jika Setan Dikurung saat Ramadhan, Kenapa Masih Banyak yang Berbuat Dosa? Simak Jawaban Ustadz Abdul Somad

Ustadz Abdul Somad mengungkap makna sebenarnya dari hadits tentang setan yang dikurung saat Ramadhan.

Ada sebuah hadits yang menyatakan, bahwa selama Ramadhan semua setan dipenjara. Namun, mengapa masih banyak orang berbuat dosa?

Hal tersebut dijawab langsung oleh Ustadz Abdul Somad dengan jelas, sehingga diketahui makna sebenarnya dari hadits tersebut.

Dilansir dari kanal YouTube Kun Ma Alloh pada Rabu, 29 November 2017 menjelaskan tentang hal tersebut.

Bulan Ramadhan merupakan momen yang ditunggu-tunggu umat Islam di seluruh dunia.

Hal itu karena pada saat itulah Allah memberikan banyak anugerah berupa pahala melalui berbagai amalan.

Pada momen tersebut Allah akan melipatgandakan semua kebaikan yang dilakukan oleh umat Islam.

Selain itu, bulan yang satu ini memang sangat spesial bagi umat Islam bukan hanya karena banyak pahala.

Menjadi sangat spesial karena ada sebuah hadits yang menyatakan, bahwa saat Ramadhan setan-setan dibelenggu atau dikurung. Berikut haditsnya:

“Apabila bulan Ramadhan tiba, pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu ditutup dan setan-setan dibelenggu,” (HR. Imam Muslim).

Hal tersebut banyak dimaknai sebagai ungkapan, bahwa tidak ada satu setan pun yang berkeliaran di bumi saat Ramadhan.

Namun, apabila hal tersebut benar mengapa masih banyak orang berbuat dosa saat bulan suci tersebut?

Menurut Ustadz Abdul Somad, selama ini banyak orang awam salah memahami makna hadits tersebut.

Katanya, Imam Nawawi dalam salah satu kutubnya pernah menjelaskan tentang makna sebenarnya dari hadits tersebut.

Dalam kitab tersebut, setan dibelenggu itu bukan berarti mereka dipenjara sehingga tak bisa keluar.

Namun, maknanya mereka merasa terbelenggu karena melihat imam umat Islam naik saat Bulan Puasa.

“Kata dia di situ maknanya setan bukan terikat (dikurung), tapi saat melihat iman kita seolah-olah mereka terikat,” katanya.

Sehingga, saat mereka mau menggoda ternyata sia-sia karena iman meningkatnya iman saat Ramadhan.

“Apa kata setan, ‘karena kekuatan imanmu mas bro, maka aku merasa terkunci,” terang Ustadz Abdul Somad

Maka, apabila ada umat Islam yang belum meningkat imannya saat puasa, maka mereka tetap termakan godaan setan.

Leave a reply "Jika Setan Dikurung saat Ramadhan, Kenapa Masih Banyak yang Berbuat Dosa? Simak Jawaban Ustadz Abdul Somad"

Author: 
author